Siapa yang tak punya media sosial? Rasa rasanya setiap hari kita menggunakan media sosial untuk berkomunikasi. WhatsApp, Twitter, Facebook, Instagram bisa disebut media untuk bersosialisasi, namun media tersebut sangat berpotensial untuk menyebabkan kesalahpahaman atau miscommunicaton. Kenapa? Karena berkomunikasi tidak hanya melibatkan unsur verbal, namun hal hal non verbal seperti gesture, tatapan mata, intonasi suara, ekspresi wajah dsb juga mesti terlibat. Komunikasi tatap muka saja masih bisa terjadi kesalahpahaman, apalagi komunikasi via media sosial yang tidak melibatkan unsur non verbal. Bijak bermedia sosial bukan hanya tentang tidak menyebar berita hoax, namun bijak bermedia sosial adalah tentang bagaimana cara memahami secara utuh hal yang dikomunikasikan. Ayo Tabayyun! Ayo t atap muka :D